Logo Bloomberg Technoz

Di sisi lain, sektor eksternal masih jadi bahan pertimbangan dan sumber kehati-hatian bank sentral. Neraca dagang tercatat kembali membukukan defisit neraca perdagangan sebesar US$450 juta pada Juni, menandai bulan kedua beruntun. Namun, capaian ini relatif membaik dari posisi sebelumnya yang sempat berada di defisit US$1,61 miliar. 

Stabilnya pergerakan rupiah siang ini bisa dibaca sebagai kepercayaan pasar terhadap prospek perekonomian domestik. Cadangan devisa juga dianggap cukup memadai. Sehingga, ekspektasi inflasi yang relatif terjaga siang ini menambah dukungan untuk meredam tekanan rupiah. 

Di samping itu, aktivitas manufaktur Indonesia berhasil kembali ke zona ekspansif, dan berada di 50,2 untuk periode Juli, berdasarkan Purchasing Managers’ Index (PMI) S&P Global. 

(dsp)

No more pages