Logo Bloomberg Technoz

Saham BBCA Diborong Investor Asing Sepekan, TPIA & CUAN Dilego

Muhammad Julian Fadli
03 August 2026 09:25

Pelajar di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (21/10/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Pelajar di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (21/10/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pada perdagangan saham kemarin, 27–31 Juli 2026, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,64% point–to–point hingga ditutup di posisi 6.236.

Seiringan dengan tren penguatan IHSG, investor asing gencar beli bersih (net buy) mencapai Rp7,1 triliun pada perdagangan saham seluruh pasar. Enggan sejalan, di pasar reguler investor asing masih net sell Rp1,4 triliun.

Jumlah tersebut turut menambah total net sell investor asing di pasar reguler sepanjang tahun 2026 hingga mencapai Rp95 triliun year–to–date/ytd.
 
Adapun dalam sepekan tersebut investor asing net buy saham terbanyak pada emiten PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mencapai Rp426,55 miliar. Terdorong tren pembelian, saham BBCA menguat 0,81% hingga berada di posisi Rp6.325/saham.


Berikut 10 saham dengan angka net buy tertinggi oleh investor asing sepanjang perdagangan 27–31 Juli 2026:

  1. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp426,55 miliar
  2. PT Timah Tbk (TINS) Rp243,91 miliar
  3. PT Barito Pacific Tbk (BRPT) Rp106,78 miliar
  4. PT Vale Indonesia Tbk (INCO) Rp79,59 miliar
  5. PT Bach Multi Global Tbk (BACH) Rp68,51 miliar
  6. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Rp35,72 miliar
  7. PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) Rp34,91 miliar
  8. PT Intermedia Capital Tbk (MDIA) Rp30,51 miliar
  9. PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) Rp27,89 miliar
  10. PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) Rp24,24 miliar

Pada kesempatan yang sama, investor asing mencatat net sell terbesar pada saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) mencapai Rp413,11 miliar. Tetap solid saat tertekan, saham TPIA berhasil menguat 2,86% di posisi Rp2.160/saham.