Logo Bloomberg Technoz

Tak Cuma PTBA, Swasta Disebut Pasok Batu Bara DMO Lebih dari 25%

Azura Yumna Ramadani Purnama
17 September 2026 12:10

Sebongkah batu bara di Pelabuhan Karya Citra Nusantara (KCN) Marunda di Jakarta, Indonesia./Bloomberg-Dimas Ardian
Sebongkah batu bara di Pelabuhan Karya Citra Nusantara (KCN) Marunda di Jakarta, Indonesia./Bloomberg-Dimas Ardian

Bloomberg Technoz, Jakarta – Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (Perhapi) mencatat sejumlah perusahaan pertambangan batu bara swasta turut memasok batu bara untuk kebutuhan domestik atau domestic market obligation (DMO) lebih dari ketentuan minimal 25%.

Ketua Umum Perhapi Sudirman Widhy Hartono menyatakan sejumlah perusahaan tambang tersebut memang memasok DMO lebih kecil dari yang dilakukan PT Bukit Asam (Persero) Tbk. (PTBA) yang sebesar 54%.

Namun, terdapat sejumlah tambang batu bara swasta yang porsi penjualan DMO-nya mencapai kisaran 25%—34%. Meski begitu, Sudirman enggan mengungkapkan nama perusahaan yang dimaksud.


“Kami mendapatkan laporan jika beberapa perusahaan tambang batu bara swasta pemegang IUP dan IUPK juga pada kenyataannya menyuplai DMO dengan volume lebih dari 25% total produksinya, walaupun tidak setinggi PTBA persentasenya karena volume DMO beberapa perusahaan swasta ini ada di kisaran 25%—34%,” kata Sudirman ketika dihubungi, Kamis (17/9/2026).

Sebuah ekskavator memuat batu bara ke truk pengangkut di Pelabuhan Cirebon, Jawa Barat, Indonesia./Bloomberg-Dimas Ardian

Dia menduga sejumlah perusahaan swasta tersebut turut mengalami penurunan pendapatan seperti yang terjadi di PTBA, sebab harga batu bara untuk DMO jauh lebih rendah dibandingkan dengan harga untuk pasar ekspor.