Logo Bloomberg Technoz

Keracunan MBG Berulang, Efek Jera BGN Dipertanyakan

Redaksi
17 September 2026 12:20

Presiden Prabowo Subianto meninjau Program MBG di SMPN 111 Jakarta (Dok BPMI)
Presiden Prabowo Subianto meninjau Program MBG di SMPN 111 Jakarta (Dok BPMI)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kasus keracunan yang menimpa penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus terjadi meski kepemimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) telah beberapa kali berganti. Kondisi ini memunculkan sorotan mengenai efektivitas evaluasi dan sanksi yang diterapkan pemerintah terhadap pelaksana program.

Peneliti Center of Economic and Law Studies (CELIOS) Isnawati Hidayah, menilai pergantian pimpinan tidak otomatis menyelesaikan persoalan karena pola penanganan kasus keracunan dinilai masih serupa.

"Jadi, catatan penting ya kenapa berganti kepemimpinan, kasus keracunan tetap terjadi dan bahkan pola reaksi terhadap kasus-kasus keracunan yang ada itu serupa atau hampir mirip, meskipun tiga masa kepemimpinan yang berbeda-beda," kata Isnawati kepada Bloomberg Technoz, Rabu (17/09).


Menurut dia, persoalan tersebut berkaitan dengan kapasitas dan sistem tata kelola BGN dalam memastikan makanan yang diberikan kepada penerima manfaat aman dan memenuhi standar gizi.

"Jadi ketiganya dipilih berdasarkan kedekatan dengan Bapak Presiden ataupun jaringan-jaringan lain, bukan karena memang ahli di bidangnya. Jadi kami meminta pemerintah atau Bapak Presiden untuk mengevaluasi kinerja Bapak Sudaryono atau bahkan mencopotnya karena gagal untuk melaksanakan tugasnya," ujarnya.