Logo Bloomberg Technoz

Rapat FOMC berikutnya akan dihelat pada pertengahan September. Mengutip CME FedWatch, peluang kenaikan suku bunga acuan di Negeri Paman Sam menjadi 3,75-4% mencapai 67%.

Probabilitas Federa Funds Rate September 2026 (Sumber: CME FedWatch)

Helen Amos, Analis di BMO Capital Markets Ltd, menilai simposium tahunan The Fed di Jackson Hole (Wyoming) akan sangat dipantau ketat oleh investor. Dalam acara tersebut, biasanya akan muncul petunjuk mengenai arah kebijakan moneter ke depan.

Emas juga berstatus sebagai aset yang tidak memberikan imbal hasil (non-yielding asset). Memegang emas menjadi kurang menguntungkan saat suku bunga tinggi.

Analisis Teknikal

Jadi bagaimana prediksi gerak harga emas untuk Agustus? Apakah bisa naik lagi, atau kembali terkoreksi?

Secara teknikal dengan perspektif bulanan (monthly time frame), emas nyaman di zona bullish. Tercermin dari Relative Strength Index (RSI) 14 hari yang sebesar 58. RSI di atas 50 menunjukkan suatu aset sedang dalam posisi bullish.

Sementara indikator Stochastic RSI 14 hari sudah menyentuh 1. Jauh di bawah 20, sangat jenuh jual (oversold).

Untuk perdagangan Agustus, harga emas berpeluang tinggal landas. Syaratnya harus menembus pivot point US$ 4.166/troy ons.

Dari situ, harga emas berpotensi mengetes resisten US$ 4.277-4.396/troy ons. Resisten lanjutan ada di US$ 4.538-4.769/troy ons.

Target paling optimistis ada di US$ 4.991/troy ons.

Namun andai harga emas malah turun, maka US$ 3.958/troy ons bisa menjadi support terdekat. Dari sini, harga emas berisiko menguji level US$ 3.936-3.675/troy ons.

Support berikutnya ada di US$ 3.564-3.184/troy ons. Target paling pesimistis adalah US$ 3.105/troy ons.

(aji)

No more pages