Logo Bloomberg Technoz

Penambang Bauksit Desak Sanksi bagi Smelter yang Abaikan HPM

Sabrina Mulia Rhamadanty
23 July 2026 16:30

Tumpukan penyimpanan batu bauksit./Bloomberg-Nick Paleologo
Tumpukan penyimpanan batu bauksit./Bloomberg-Nick Paleologo

Bloomberg Technoz, Jakarta – Asosiasi Bauksit Indonesia (ABI) menyoroti maraknya praktik penyimpangan transaksi jual beli bauksit oleh pabrik pengolahan (smelter atau refinery) yang tidak mengacu pada Harga Patokan Mineral (HPM), meski nilai investasi hilirisasi bauksit menunjukkan kenaikan hingga mengungguli nikel. 

Ketua Umum ABI Ronald Sulistyanto menyebut tingginya gairah investasi di sektor pengolahan bauksit salah satunya dipicu oleh margin keuntungan pengusaha smelter yang sangat besar.

Keuntungan tersebut diperoleh karena pengusaha smelter dan refinery membeli bahan baku bauksit dari penambang hulu dengan harga di bawah HPM.


"Bisa jadi investasi naik karena pemilik refinery [pabrik pemurnian] lebih untung. Untungnya lebih besar, tetapi kan ini membunuh sektor hulunya bauksit," tegas Ronald saat dihubungi, Kamis (23/7/2026). 

Truk-truk bermuatan bauksit terparkir./Bloomberg-Sanjit Das

Ronald mengingatkan seluruh pemangku kepentingan agar tidak hanya berfokus pada keuntungan jangka pendek.