Logo Bloomberg Technoz

“Saya akan bekerja secara bertanggung jawab, fokus, dan dengan penuh rasa hormat kepada para pejuang yang membela negara kita hari ini,” tegasnya.

Pada hari Rabu (22/7), Zelenskiy menunjuk Ihor Skybiuk sebagai Kepala Staf Umum, posisi yang bertanggung jawab mengawasi perencanaan strategis militer di bawah komando panglima. Skybiuk, yang sebelumnya menjabat sebagai wakil kepala Staf Umum dan komandan pasukan tempur udara, bertugas mendampingi Drapatyi selama operasi mengusir pasukan Rusia dari wilayah Kherson di selatan Ukraina.

Drapatyi menyebut melalui Facebook bahwa presiden telah menugaskan para komandan baru untuk mengintensifkan serangan, merencanakan operasi baru jauh di dalam wilayah yang dikuasai Rusia, serta mengembangkan teknologi militer lebih lanjut.

“Tugas berat menanti di depan, jadi kami akan bekerja tanpa mengumbar janji-janji besar dan bertanggung jawab penuh atas setiap keputusan kami,” ujarnya.

Pemberhentian Syrskyi (60), seorang perwira militer yang telah berkarier selama empat dekade, dinilai mencerminkan pergeseran menuju generasi pemimpin baru yang lebih berorientasi pada reformasi. Langkah ini dilakukan ketika Ukraina berupaya mempertahankan momentum dalam perang melawan invasi besar-besaran Rusia yang kini memasuki tahun kelima. Banyak warga Ukraina menilai keberhasilan militer belakangan ini dipengaruhi oleh strategi penggunaan drone yang dipelopori Fedorov sejak menjabat Menteri Pertahanan pada Januari.

Zelenskiy mengatakan telah bertemu Fedorov dan menawarkan kepadanya "posisi kepemimpinan yang layak" untuk mengembangkan teknologi militer Ukraina, tanpa menjelaskan lebih lanjut.

Fedorov tidak secara langsung menanggapi tawaran tersebut. Dalam unggahannya di Telegram, ia justru menyambut penunjukan Drapatyi.

"Ini adalah napas baru dan harapan baru dalam perjuangan rakyat merdeka untuk kebebasan dan keadilan—sebuah suara perubahan yang tidak bisa lagi diabaikan."

Dukungan publik terhadap Fedorov juga terlihat dalam survei yang dilakukan Rating Sociological Group yang berbasis di Kyiv pada 20-21 Juli. Hasilnya menunjukkan 72% responden tidak menyetujui keputusan Zelenskiy memberhentikan Fedorov.

Tingkat kepercayaan publik terhadap Fedorov juga melonjak menjadi 65% dari sebelumnya 35% dalam sepekan terakhir. Ia berada di posisi kedua setelah mantan Panglima Angkatan Bersenjata Valerii Zaluzhnyi yang memperoleh tingkat kepercayaan 70%. Zelenskiy berada di peringkat keempat dengan 59%, tiga poin di bawah Kepala Kantor Presiden sekaligus mantan kepala intelijen militer Kyrylo Budanov.

Meski demikian, Zelenskiy masih unggul dalam simulasi pemilihan presiden. Sebanyak 22% responden menyatakan akan memilihnya pada putaran pertama, dibandingkan 15% untuk Zaluzhnyi dan 13% untuk Fedorov.

Setelah dicopot dari jabatannya, Fedorov mengatakan kepada wartawan bahwa dirinya kerap berselisih dengan Syrskyi terkait inovasi teknologi dan reformasi untuk meningkatkan efektivitas militer. Syrskyi kemudian membantah adanya perselisihan tersebut dalam sebuah artikel yang diterbitkan pekan ini.

Dalam unggahan di media sosial, Zelenskiy mengatakan memilih Drapatyi setelah menggelar pertemuan dengan para komandan senior.

"Kita telah melalui perjalanan panjang. Pertahanan Ukraina terus berlanjut, dan setiap prajurit harus diperlakukan dengan penuh martabat," kata Zelenskiy.

Syrskyi sendiri membela rekam jejaknya melalui Telegram pada Rabu. Ia mengatakan telah bertempur melawan pasukan Rusia sejak konflik pertama kali pecah pada 2014.

"Saya menyerahkan kepada penerus saya sebuah angkatan bersenjata yang tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga menyerang—dengan inisiatif, struktur, dan personel yang tahu bagaimana mengalahkan musuh," ujarnya. "Saya sungguh berharap ofensif ini akan terus berlanjut."

Perombakan tersebut menjadi perubahan terbesar dalam kepemimpinan militer Ukraina sejak Zelenskiy menunjuk Syrskyi menggantikan Zaluzhnyi pada 2024. Pergantian itu terjadi di tengah meningkatnya ketegangan setelah serangan balasan Ukraina pada 2023 gagal merebut kembali wilayah timur dan selatan yang diduduki Rusia.

Zelenskiy memuji Syrskyi atas perannya mempertahankan Kyiv pada awal invasi Rusia tahun 2022, serta memimpin serangan balasan yang berhasil merebut kembali wilayah Kharkiv di timur laut Ukraina pada tahun yang sama. Ia juga menyoroti kepemimpinan Syrskyi dalam operasi memasuki wilayah Kursk, Rusia, pada 2024, yang menjadi pertama kalinya sejak Perang Dunia II wilayah Rusia diduduki oleh militer asing.

Drapatyi dikenal sebagai sosok reformis di lingkungan militer yang menaruh perhatian besar pada kesejahteraan prajurit. Ia diangkat sebagai Kepala Pasukan Darat pada akhir 2024, namun mengundurkan diri kurang dari setahun kemudian setelah bertanggung jawab atas serangan Rusia terhadap sebuah pangkalan pelatihan yang menewaskan 12 tentara dan melukai 60 lainnya. Zelenskiy memintanya tetap bertugas dan kemudian menempatkannya pada posisi komando lain.

Sementara itu, Syrskyi, yang dijuluki "The Butcher", semakin sering dikritik di Ukraina karena dianggap masih menerapkan pendekatan perang konvensional yang mengandalkan serangan infanteri dengan korban jiwa yang besar.

Kritik tersebut semakin menguat dalam beberapa pekan terakhir setelah sebuah investigasi media mengungkap dugaan penyiksaan terhadap para wajib militer di satuan yang memiliki hubungan erat dengan Syrskyi. Ia membela brigade tersebut, sementara satuan itu membantah seluruh tuduhan yang dialamatkan kepada mereka.

(bbn)

No more pages