“Pengenalan M-346 F di Indonesia menjadi bukti nyata tidak hanya akan kualitas inheren sistem pesawat ini, tetapi juga akan kepercayaan yang terus berlanjut dan semakin meningkat dari negara ini terhadap kemampuan kami di berbagai bidang," kata CEO Leonardo, Lorenzo Mariani.
"Kami berkomitmen untuk tetap berada di sini dan terus memperluas kontribusi serta keterlibatan kami, baik di sektor yang sudah mapan maupun yang baru, guna menghadirkan tingkat teknologi yang dibutuhkan negara ini dalam peta jalan pengembangan kedirgantaraan dan pertahanan jangka panjangnya.”
Konfigurasi standar pesawat tempur ringan M-346 F “Block 20” yang baru akan dilengkapi dengan kokpit yang dilengkapi Layar Area Luas (LAD), radar pemindaian elektronik aktif, data-link Link 16, sistem penangkal elektronik, dan sistem persenjataan baru.
Pesawat ini menawarkan sistem pelatihan penerbangan canggih yang lengkap dan terintegrasi, termasuk GBTS (Ground Based Training System) — yang menggabungkan elemen dan skenario simulasi dengan penerbangan nyata sesuai logika Live, Virtual, dan Constructive (LVC) — serta kemampuan tempur ringan tambahan untuk misi udara-ke-udara dan udara-ke-permukaan, yang didukung oleh sistem misi, peralatan, dan sensor canggih, termasuk kemampuan pengisian bahan bakar di udara.
Sistem M-346 merupakan elemen inti dari sistem pelatihan penerbangan canggih yang mutakhir dan terus berkembang, yang telah membuktikan keefektifannya: sebuah kisah sukses yang telah mencatat lebih dari 170.000 jam terbang dengan lebih dari 170 pesawat yang dipesan hingga saat ini, memungkinkan beberapa angkatan udara di seluruh dunia – termasuk di Asia – untuk melatih pilot dalam mengoperasikan pesawat tempur generasi terbaru berkinerja tinggi serta mempersiapkan transisi menuju ‘sistem udara tempur’ generasi berikutnya.
Sistem M-346 telah dipilih oleh 23 pengguna untuk melatih pilot mereka, termasuk di Sekolah Pelatihan Penerbangan Internasional Italia. Pesawat ini juga digunakan untuk melaksanakan operasi taktis sebagai pesawat tempur multiguna ringan. Berkat kemampuan berkinerja tinggi dan kemampuan manuvernya, M-346 juga telah dipilih oleh Angkatan Udara Italia sebagai pesawat masa depan untuk “Frecce Tricolori”, tim aerobatik nasional Italia.
Karo Infohan Kementerian Pertahanan Brigadir Jenderal Rico Ricardo Sirait membenarkan rencana pengadaan pesawat tempur buatan Italia tersebut. Menurut dia, Kemhan melakukan pengadaan berdasarkan kebutuhan operasional TNI; termasuk dalam rangka modernisasi pertahanan negara.
Dia mengatakan, pembelian pesawat tempur Leonardo M-346 F 'Block 20' bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pelatihan pilot dan mendukung kesiapan operasional TNI AU. Hal ini menjadi penting karena pada saat ini, TNI tengah mengoperasikan sejumlah alutsista berteknologi modern.
"Kerja sama tersebut juga diarahkan untuk mendukung pengembangan kemampuan dukungan dan pemeliharaan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta penguatan industri pertahanan nasional," kata Rico.
(dov/frg)






























