“Secara teknikal, IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatan dengan support 6.050–6.000 dan resistance 6.130–6.150,” mengutip riset BRI Danareksa Sekuritas, yang turut memberi catatan, selama bertahan di atas level 6.100, momentum penguatan masih terjaga, kendatipun potensi profit taking tetap perlu diwaspadai.
Saham-saham pilihan BRI Danareksa Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah ANTM, ARTO, dan ARCI.
Turut menjadi perhatian pasar, melansir Phintraco Sekuritas, serangkaian data ekonomi terbaru terus menunjukkan Konsumen AS tetap bertahan di tengah tekanan harga yang lebih tinggi. Klaim Pengangguran per 11 Juli tercatat sebesar 208 ribu, lebih rendah dari 218 ribu. Sedang Penjualan Ritel AS sesuai dengan ekspektasi, tumbuh 0,2% month–to–month pada Juni 2026, biarpun melambat dari 1% mtm pada Mei 2026.
Adapun Ellen Zentner dari Morgan Stanley Wealth Management menyebut data seperti ini tidak akan mengubah arah kebijakan The Fed, tetapi menegaskan ketahanan ekonomi AS yang masih berlanjut.
Top picks atau saham pilihan riset Phintraco: saham BBCA, ICBP, EXCL, TKIM, dan SMGR.
CGS International Sekuritas Indonesia menuturkan, melemahnya Bursa Wall Street diperkirakan dapat menjadi katalis negatif untuk pasar. Sementara itu, adanya aksi net buy oleh asing, menguatnya beberapa harga komoditas global berpotensi menjadi katalis positif untuk pasar.
“IHSG untuk hari ini diperkirakan bergerak melanjutkan penguatannya dengan support 6.024–5.949 dan resistance 6.180–6.254,” tulis riset CGS International.
Dengan saham-saham pilihan CGS meliputi meliputi saham TINS, BMRI, BBCA, UNVR, AKRA, dan ADRO.
Panin memproyeksikan IHSG berpotensi menguat, didorong oleh harga minyak yang mengalami penurunan, mulai stabilnya nilai tukar, serta mulai masuknya dana asing ke pasar.
“Untuk hari ini kami memperkirakan IHSG akan menguat,” mengutip Panin Sekuritas.
Sedang, saham-saham pilihan Panin Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah BFIN, BBCA, dan INDF.
(fad)





























