Logo Bloomberg Technoz

Investor Asing Net Buy Saham Rp1 T, Picu Lesatan IHSG

Muhammad Julian Fadli
17 July 2026 08:10

Siswa di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (26/11/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Siswa di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (26/11/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pada perdagangan saham kemarin, Kamis 16 Juli 2026, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona hijau dengan keberhasilan menguat 66,24 poin (1,1%) di posisi 6.108.

Jadi pemicu tren penguatan IHSG, investor asing gencar melangsungkan beli bersih (net buy) mencapai Rp1,22 triliun pada perdagangan saham seluruh pasar. Sama halnya, di pasar reguler investor asing net buy Rp283,41 miliar.

Adapun investor asing net buy terbesar pada saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mencapai Rp186,74 miliar. Terdorong tren pembelian, saham BBCA menguat 1,6% di posisi Rp6.225/saham.

Penutupan Saham BBCA pada Kamis 16 Juli 2026 (Bloomberg)

Berikut 10 saham dengan angka net buy tertinggi yang paling jadi incaran oleh investor asing sepanjang perdagangan Kamis (16/7/2026):

  1. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp186,74 miliar
  2. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp180,18 miliar
  3. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp59,2 miliar
  4. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp45,89 miliar
  5. PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) Rp38,93 miliar
  6. PT Petrosea Tbk (PTRO) Rp34,79 miliar
  7. PT Timah Tbk (TINS) Rp34,75 miliar
  8. PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) Rp32,48 miliar
  9. PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) Rp31,55 miliar
  10. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp23,18 miliar

Sementara itu, investor asing net sell terbesar pada saham PT Astra International Tbk (ASII) mencapai Rp122,57 miliar. Enggan tertekan, saham ASII tetap berhasil menguat 5,15% di posisi Rp5.100/saham.

Penutupan Saham ASII pada Kamis 16 Juli 2026 (Bloomberg)