"Agar rally lebih berkelanjutan, dibutuhkan arus dana asing yang konsisten, terutama ke saham-saham big caps yang likuid dan memiliki bobot besar dalam indeks," ujar Liza.
Sementara itu, Phintraco Sekuritas memperkirakan IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatan dengan menguji area resistance 6.125-6.175, didukung posisi indeks yang masih bertahan di atas MA5 dan MA20 serta indikator MACD yang menunjukkan pelebaran positive slope.
"IHSG berpeluang melanjutkan penguatan untuk menguji area resistance 6.125-6.175 pada perdagangan hari ini," tulis Phintraco dalam risetnya.
Phintraco juga menilai sentimen domestik masih positif seiring realisasi investasi Indonesia yang mencapai Rp511,8 triliun pada kuartal II-2026 atau tumbuh 7,1% secara tahunan. Selain itu, investasi asing langsung (FDI) di luar sektor keuangan dan migas melonjak 27,4% menjadi rekor Rp257,7 triliun, yang mencerminkan kepercayaan investor terhadap prospek pertumbuhan ekonomi nasional, meski ketergantungan pada investasi berbasis komoditas tetap menjadi risiko yang perlu diwaspadai.
(dhf)






























