Pemerintah Kucurkan Rp16,98 M untuk Riset Vaksin DBD mRNA
Dinda Decembria
14 July 2026 17:30

Bloomberg Technoz, Jakarta - Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) bersama PT Etana Biotechnologies Indonesia menggelontorkan total pendanaan sebesar Rp16,98 miliar untuk pengembangan prototipe vaksin dengue tetravalen berbasis mRNA. Pendanaan tersebut diberikan melalui skema RISPRO Invitasi selama tiga tahun, dengan penelitian yang kini telah memasuki tahun kedua.
Direktur Fasilitasi Riset LPDP Ayom Widipaminto mengatakan LPDP mengalokasikan pendanaan sebesar Rp7,64 miliar, sedangkan PT Etana berkontribusi Rp9,34 miliar dalam bentuk in-kind dan in-cash. Dana tersebut digunakan untuk mendukung pengembangan prototipe hingga pelaksanaan uji klinis.
"Untuk kegiatan ini LPDP mendanai bersama dengan PT Etana. LPDP sekitar Rp7 miliar, Etana sekitar Rp9 miliar. Jadi, total sekitar Rp16 miliar didedikasikan untuk Prof. Beti dalam pengembangan prototipe hingga uji klinis. Saat ini riset memasuki tahun kedua dan akan dilanjutkan pada tahun ketiga," kata Ayom di Gedung Kemenkes.
Ayom mengatakan LPDP berkomitmen mendukung hilirisasi riset agar hasil penelitian tidak berhenti di laboratorium, tetapi dapat dimanfaatkan masyarakat. Menurutnya, LPDP juga siap mendanai pengembangan vaksin maupun alat kesehatan lain yang menjadi kebutuhan nasional.
"Ke depan, dana abadi penelitian memiliki pokok sekitar Rp14 triliun. Setiap tahun tersedia sekitar Rp1 triliun yang bisa dimanfaatkan. Atas arahan Bapak Menteri, Ibu Wakil Menteri, dan Kepala BRIN, kami siap mendanai pengembangan vaksin maupun alat kesehatan yang dibutuhkan Indonesia," ujarnya.
































