Logo Bloomberg Technoz

Anggaran Vaksinasi Dipangkas, Kemenkes Ungkap Kekurangan Rp1 T

Dinda Decembria
23 June 2026 17:20

Dokter bersiap menyuntikkan vaksin campak Measles-Rubella (MR) di Rumah Vaksinasi Pusat, Jakarta, Kamis (12/3/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean K)
Dokter bersiap menyuntikkan vaksin campak Measles-Rubella (MR) di Rumah Vaksinasi Pusat, Jakarta, Kamis (12/3/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean K)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengungkap pemotongan anggaran pada 2026 berdampak langsung terhadap program imunisasi nasional. 

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, mengatakan anggaran vaksinasi menjadi salah satu pos yang terkena efisiensi sehingga pemerintah masih menghadapi kekurangan dana sekitar Rp1 triliun untuk tahun depan.

Budi mengatakan kebutuhan tambahan anggaran tersebut saat ini tengah dibahas bersama Kementerian Keuangan dan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). 


Secara keseluruhan, Kemenkes memperkirakan kebutuhan anggaran penyediaan vaksin sepanjang 2025-2029 mencapai Rp44,49 triliun. Namun, masih terdapat kesenjangan pendanaan atau gap sebesar Rp4,91 triliun hingga akhir periode tersebut.

"Yang paling penting untuk 2026 ini karena kita dipotong, termasuk anggaran imunisasi dan vaksinasi. Vaksinnya saja kita masih kurang sekitar Rp1 triliun," kata Budi dalam rapat kerja Komisi IX, Selasa (23/6).