Logo Bloomberg Technoz

Saham AS Turun Usai Ketegangan Iran, Minyak Tembus di Atas US$80

News
14 July 2026 06:20

Bursa saham AS atau Wall Street. (Bloomberg)
Bursa saham AS atau Wall Street. (Bloomberg)

Joel Leon - Bloomberg News

Bloomberg, Bursa saham Amerika Serikat (AS) melemah pada Senin (13/7/2026) waktu setempat seiring meningkatnya ketegangan di Timur Tengah setelah Presiden Donald Trump kembali memberlakukan blokade terhadap kapal-kapal Iran yang melintasi Selat Hormuz.

Indeks S&P 500 mengakhiri dua hari penguatan beruntun dengan ditutup turun 0,8% di New York. Indeks Nasdaq 100 yang didominasi saham teknologi merosot 1,9%, sementara harga minyak Brent diperdagangkan di kisaran US$84 per barel.


"Keputusan untuk meningkatkan tekanan terhadap Iran melalui pemberlakuan kembali blokade telah mendorong kenaikan harga minyak. Namun, reaksi pasar masih relatif tenang dibandingkan potensi gangguan terhadap pasokan," kata Kepala Analis Pasar IG Chris Beauchamp.

Trump mengatakan melalui media sosial bahwa AS akan menerima penggantian sebesar 20% atas seluruh kargo yang dikirim melalui Selat Hormuz. Kebijakan tersebut diberlakukan kembali setelah aksi saling serang antara AS dan Iran, serta munculnya informasi yang saling bertentangan mengenai status Selat Hormuz.