S&P Proyeksi Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,1% pada 2026
Redaksi
13 July 2026 21:10

Bloomberg Technoz, Jakarta - Lembaga pemeringkat kredit internasional Standard and Poor's atau S&P Global Ratings memperkirakan Produk Domestik Bruto (PDB) riil Indonesia akan tumbuh 5,1% pada 2026. Hal ini dipicu kinerja ekonomi dapat melambat pada kuartal-kuartal berikutnya karena ketidakpastian eksternal yang berkelanjutan dan suku bunga domestik yang lebih tinggi.
"Kami memperkirakan pertumbuhan rata-rata 4,9% per tahun dari tahun 2026 hingga 2029," demikian tercantum dalam laporan S&P, dikutip Senin (13/7/2026).
Dalam laporan S&P disebutkan, pendapatan rata-rata di Indonesia tetap lebih rendah dibanding sebagian besar negara berperingkat investasi lainnya, tetapi meningkat lebih cepat. PDB per kapita dapat mencapai US$5.200 tahun ini, hanya naik sedikit dari US$5.100 pada tahun 2025 dibandingkan dengan pertumbuhan PDB nominal yang diperkirakan sebesar 8,3%.
"Hal ini terutama disebabkan oleh depresiasi rupiah," demikian tertulis dalam laporan.
Terlepas dari pergerakan nilai tukar, pertumbuhan tren Indonesia sebesar 3,9% akan lebih baik daripada sebagian besar ekonomi dengan tingkat pendapatan yang serupa.































