Logo Bloomberg Technoz

Harga Minyak Melonjak saat AS-Iran Saling Serang soal Hormuz

News
13 July 2026 06:40

Ilustrasi harga minyak dunia. (Dok: Bloomberg)
Ilustrasi harga minyak dunia. (Dok: Bloomberg)

Kanoko Matsuyama dan Rong Wei Neo - Bloomberg News

Bloomberg, Harga minyak melonjak setelah Amerika Serikat (AS) dan Iran kembali saling melancarkan serangan, di tengah pernyataan yang saling bertentangan mengenai status Selat Hormuz.

Minyak Brent naik menembus US$78 per barel setelah menguat 5,4% sepanjang pekan lalu. Sementara itu, West Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan mendekati US$74 per barel, sedangkan harga gas alam Eropa sempat naik hingga 2,6%.


Iran menyatakan Selat Hormuz ditutup "hingga pemberitahuan lebih lanjut". Namun, pernyataan tersebut dibantah Komando Pusat AS (US Central Command/CENTCOM), yang menyatakan pasukannya kembali melancarkan serangan untuk memastikan kebebasan navigasi di jalur pelayaran strategis tersebut.

Ketidakpastian ini kembali memunculkan war premium pada harga minyak mentah. Sebelumnya, harga sempat menghapus kenaikan setelah tercapainya kesepakatan damai sementara antara kedua negara yang membuka peluang peningkatan pasokan minyak dari kawasan Teluk Persia.