Logo Bloomberg Technoz

Dokter Spesialis Anak Konsultan Respirologi IDAI, dr. Cynthia Centauri, Sp.A., Subsp.Respi.(K), mengatakan berada di dalam rumah, anak tetap dianjurkan aktif bergerak, mencukupi kebutuhan cairan, serta mengonsumsi makanan bergizi agar daya tahan tubuh tetap terjaga selama musim kemarau.

 Ia juga mengingatkan orang tua agar menghindari membawa anak ke kawasan dengan tingkat polusi tinggi maupun ke rumah atau bangunan yang sedang direnovasi. 

Debu semen, debu silika, serta senyawa organik volatil (VOC) dari cat, lem, dan pernis dapat memicu iritasi saluran pernapasan dan memperburuk gejala asma.

Selain itu, anak perlu dijauhkan dari paparan asap rokok, rokok elektronik, maupun asap pembakaran sampah yang mengandung partikel halus PM2.5 serta berbagai zat berbahaya lainnya. 

Apabila memungkinkan, penggunaan air purifier di dalam rumah dan penanaman tumbuhan hijau di sekitar rumah juga dapat membantu mengurangi paparan polutan.

"Polusi udara bisa dikurangi kalau kita semua sadar bahwa ada lingkungan dan masa depan yang harus kita jaga bersama," kata Cynthia.

(dec)

No more pages