Lalu lintas kapal di Selat Hormuz tampak hampir berhenti sepenuhnya hingga Kamis, dan para trader kini mencermati apakah pergerakan kapal akan kembali normal. Meski demikian, sejumlah kecil kapal tanker yang berhasil keluar dalam beberapa pekan terakhir membuat antrean kapal yang sebelumnya terjebak di dalam Teluk Persia kini sebagian besar telah terurai.
Komando Pusat Amerika Serikat (US Central Command/CENTCOM) menyatakan bahwa "Iran tidak menguasai Selat Hormuz" dalam sebuah unggahan di platform X. CENTCOM juga mengatakan bahwa sejak Mei, pasukan AS telah membantu lebih dari 800 kapal melintasi jalur pelayaran tersebut. Selat Hormuz merupakan jalur strategis yang menghubungkan negara-negara produsen minyak di Teluk Persia dengan pasar global. Status penguasaan jalur itu menjadi salah satu titik perselisihan utama dalam konflik antara Amerika Serikat dan Iran, dengan Teheran berupaya memperbesar kendalinya atas lalu lintas kapal di kawasan tersebut.
Harga Minyak
- Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Agustus turun 0,4% menjadi US$71,83 per barel pada pukul 06.59 waktu Singapura.
- Minyak mentah Brent untuk pengiriman September ditutup melemah 2,2% menjadi US$76,30 per barel.
(bbn)




























