Logo Bloomberg Technoz

Jangan Asal Klik! Kenali Situs Palsu dalam Hitungan Detik

Referensi
06 July 2026 13:29

Ilustrasi kejahatan di ruang digital seperti scam, kekerasan dan pemerasan seksual atau sextortion. (Dok: Bloomberg)
Ilustrasi kejahatan di ruang digital seperti scam, kekerasan dan pemerasan seksual atau sextortion. (Dok: Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Di tengah gempuran informasi digital, ancaman situs web palsu atau scam menjadi momok yang mengintai setiap pengguna internet. Kasus penipuan daring kian marak, dengan modus yang semakin canggih dan sulit dibedakan dari situs resmi. Tujuan utama para pelaku adalah mencuri data pribadi, informasi perbankan, hingga uang korban dengan membuat tiruan situs terpercaya. Oleh karena itu, kemampuan untuk mengenali situs palsu bukan lagi pilihan, melainkan keharusan di era konektivitas ini. Berikut adalah panduan detail yang merangkum berbagai cara mudah dan efektif untuk memverifikasi keaslian sebuah situs web.

1. Cek URL Situs Web Secara Seksama

Browser Chrome dari Google memperkenlan versi tab vertikal. dok: Google

Langkah pertama yang paling krusial adalah memeriksa alamat URL situs yang Anda kunjungi. Perhatikan baik-baik tiga elemen utama dalam URL yaitu protokol, nama domain, dan top-level domain.

2. Periksa Tag HTTPS atau HTTP

Situs dengan tag HTTPS menawarkan komunikasi terenkripsi dan lebih aman dibandingkan HTTP biasa. HTTPS menyediakan otentikasi dan perlindungan data bagi pengguna. Namun, ini bukan jaminan mutlak karena situs palsu kini juga banyak yang menggunakan HTTPS. Jadi jangan pernah bergantung hanya pada satu indikator ini.

3. Teliti Nama Domain dengan Jeli


Pelaku penipuan sering membuat domain yang sangat mirip dengan situs asli. Contohnya seperti "Amaz0n.com" yang menyamar sebagai "Amazon.com" atau "NikeOutlet" yang mengaku resmi. Perhatikan juga keberadaan tanda hubung, simbol aneh, atau nama yang terlalu panjang. Nama domain yang meniru situs terkenal tapi dengan modifikasi kecil adalah ciri khas situs scam.

4. Waspadai Top-Level Domain (TLD) Mencurigakan

Situs resmi perusahaan besar biasanya menggunakan .com, .co.id, atau .go.id untuk instansi pemerintah. Hindari dan curigai situs yang menggunakan TLD seperti .biz, .info, atau .xyz untuk urusan penting seperti perbankan atau transaksi finansial. TLD murah ini sering menjadi pilihan pelaku penipuan karena biaya pendaftarannya yang rendah.

5. Periksa Ikon Gembok di Browser