Logo Bloomberg Technoz

Saat pemeriksaan lapangan, petugas menemukan indikasi adanya kemasan tersembunyi berupa bungkusan aluminium foil/plastik di dalam sebagian koper. Atas temuan tersebut, tim gabungan melaksanakan pendalaman informasi dan analisis lanjutan terhadap pola importasi. Dari hasil pendalaman, tim gabungan menemukan adanya importasi lain dengan karakteristik parameter serupa, barang diberitahukan sebagai matras lateks dan berasal dari Thailand.

Berdasarkan informasi tersebut, tim gabungan menjalankan pengawasan lanjutan dan pengiriman terkontrol terhadap pergerakan barang dari gudang. Hasil pemantauan menunjukkan bahwa barang yang terdiri dari koper dan matras lateks akan dikirim menuju wilayah Gresik dan sekitarnya.

Kemudian, tim gabungan mengamankan kendaraan pengangkut untuk pemeriksaan lanjutan, dengan rincian tiga truk wingbox di wilayah Gresik dan satu truk wingbox di wilayah Purwakarta. Selanjutnya tim gabungan membongkar dan memeriksa seluruh muatan.

Dari hasil pemeriksaan tim gabungan menemukan barang bukti berupa narkotika jenis ganja dengan total berat 3,37 ton bruto. Perinciannya, barang bukti dari koper mencapai sekitar 1,6 ton, sedangkan barang bukti dari matras lateks mencapai sekitar 1,76 ton. Tim gabungan saat ini telah mengamankan dan memeriksa barang bukti dan pihak-pihak terkait untuk mengungkap jaringan penyelundupan narkotika internasional yang berada di balik kegiatan importasi tersebut.

“Dari hasil penindakan 3,37 ton bunga atau pucuk canabinoid marijuana ini, Bea Cukai dan BNN telah berhasil menyelamatkan memperkirakan penindakan narkotika ini mampu menyelamatkan 10.114.200 jiwa  dari penyalahgunaan narkotika, serta mengurangi potensi pengeluaran negara untuk rehabilitasi sebesar Rp4,58 triliun,” ujarnya.

(dov/ell)

No more pages