Selain mempertahankan kinerja keuangan yang sehat, BCA juga terus memperkuat komitmennya terhadap pembangunan berkelanjutan melalui program Bakti BCA. Memasuki 2026, perusahaan kembali menyalurkan beasiswa dan program pengembangan selama satu tahun kepada 700 mahasiswa dari 20 perguruan tinggi. Pada sektor pariwisata berkelanjutan, Bakti BCA turut mempromosikan desa wisata binaan di ajang ITB Berlin, salah satu pameran pariwisata terbesar di dunia. Salah satu desa binaannya, Desa Wisata Kampung Prai Ijing/Tebara, berhasil meraih penghargaan pada ASEAN Sustainable Tourism Awards 2026.
Komitmen terhadap keberlanjutan juga diwujudkan melalui partisipasi dalam inisiatif global Earth Hour, pengembangan program Genera-Z Berbakti yang mendorong inovasi sosial mahasiswa, serta berbagai program di bidang pendidikan, kesehatan, budaya, lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat.
Di sektor UMKM, BCA terus memperluas dukungan pembiayaan kepada pelaku usaha. Hingga akhir 2025, outstanding pembiayaan UMKM mencapai Rp18,2 triliun, dengan sekitar 43.000 debitur merupakan pelaku UMKM perempuan. Langkah tersebut mencerminkan komitmen perseroan dalam memperkuat inklusi keuangan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif.
Konsistensi menjaga fundamental keuangan yang kuat, kualitas aset yang sehat, likuiditas yang solid, serta komitmen terhadap keberlanjutan menjadi faktor yang mengantarkan PT Bank Central Asia Tbk memperoleh apresiasi Top Company in Banking Solidity pada Indonesia Top Companies Recognition 2026. Pengakuan ini semakin mempertegas posisi BCA sebagai salah satu institusi perbankan paling tangguh di Indonesia yang mampu menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis, manajemen risiko, dan kontribusi terhadap pembangunan ekonomi nasional.
(tim)





























