Indonesia Top Companies Recognition 2026
Sucor AM Perkuat Posisi Lewat Pertumbuhan Dana Kelolaan

Bloomberg Technoz, Jakarta - Sucor Asset Management (Sucor AM) memperoleh apresiasi sebagai Top Company in Asset Under Management Growth dalam Indonesia Top Companies Recognition 2026 yang diselenggarakan Indonesia Data bersama Bloomberg Technoz Intelligence. Apresiasi tersebut diberikan atas keberhasilan perusahaan mencatat pertumbuhan dana kelolaan yang signifikan, memperkuat posisi di industri manajemen investasi, serta menghadirkan inovasi produk dan edukasi yang mendorong peningkatan partisipasi investor di pasar modal Indonesia.
Berdiri sejak 1997 dan telah memperoleh izin sebagai manajer investasi sejak 1999, Sucor AM terus menunjukkan pertumbuhan yang konsisten di tengah dinamika pasar keuangan. Hingga akhir Mei 2026, perusahaan mengelola Asset Under Management (AUM) lebih dari Rp47,6 triliun, setelah mencatat pertumbuhan dana kelolaan lebih dari 90% sepanjang 2025.
Pertumbuhan tersebut ditopang oleh strategi active management yang disiplin, pengelolaan risiko yang terukur, serta pemilihan portofolio berbasis fundamental. Pendekatan tersebut memungkinkan perusahaan menjaga kinerja investasi di berbagai kelas aset sekaligus mempertahankan posisinya sebagai manajer investasi syariah terbesar di Indonesia.
Kinerja positif juga terlihat pada sejumlah produk unggulan. Sucorinvest Anak Pintar mencatat pertumbuhan AUM sebesar 193,57% dengan kenaikan nilai investasi 48,12% secara tahunan. Sementara Sucorinvest Sharia Money Market Fund membukukan pertumbuhan AUM sebesar 203,51%, sedangkan Sucorinvest Maxi Fund tumbuh 122,13% dengan kenaikan nilai investasi 56,82% dibandingkan tahun sebelumnya.
Selain menjaga performa investasi, Sucor AM terus memperluas inovasi produk. Sepanjang 2025, perusahaan meluncurkan 10 produk investasi baru yang mencakup protected fund, balanced fund, equity fund, hingga fixed income fund. Diversifikasi tersebut turut mendorong peningkatan pendapatan perusahaan sebesar 23,91%, meskipun pasar masih diwarnai volatilitas yang cukup tinggi.





























