Logo Bloomberg Technoz

Tubuh Kurus Tak Selalu Sehat, Ini Penjelasan Dokter


Sumber: Mayapada Hospital
Sumber: Mayapada Hospital

Bloomberg Technoz, Jakarta - Tubuh kurus kerap dianggap sebagai simbol kesehatan ideal oleh banyak orang. Namun, pandangan tersebut tidak selalu tepat karena berat badan yang terlihat normal belum tentu mencerminkan kondisi tubuh yang sehat secara menyeluruh.

Di tengah meningkatnya kesadaran akan gaya hidup sehat, masih banyak individu yang menjadikan angka di timbangan sebagai indikator utama. Hal ini mendorong sebagian orang mengambil langkah instan untuk menurunkan berat badan tanpa mempertimbangkan dampak jangka panjang.

Metode seperti diet ketat dan olahraga berlebihan sering dipilih demi hasil cepat. Padahal, pendekatan ini berisiko menimbulkan kelelahan, menurunkan motivasi, bahkan menyebabkan berat badan kembali naik dalam waktu singkat.

Menurut dr. Alvin Wiharja, Sp.KO, M.M.R.S dari Mayapada Hospital Bandung, menjaga metabolisme tubuh tidak seharusnya berfokus pada kecepatan hasil. “Berat badan yang sehat bukan hanya soal menurunkan angka di timbangan, tetapi juga mempertahankan kebugaran, massa otot, dan kondisi tubuh secara keseluruhan. Cara yang terlalu ekstrem sulit dipertahankan dan tidak selalu mendukung kesehatan jangka panjang,” jelasnya.

Pendekatan yang lebih tepat adalah mengedepankan keseimbangan antara aktivitas fisik dan pola makan. Aktivitas fisik yang dilakukan secara rutin dapat membantu menjaga kebugaran, memperkuat otot, serta mendukung fungsi organ tubuh secara optimal.

Pentingnya Pola Hidup Seimbang

Selain olahraga, pola makan juga memegang peranan penting dalam menjaga kesehatan tubuh. Asupan nutrisi yang cukup dan seimbang membantu metabolisme berjalan dengan baik serta menjaga energi tetap stabil sepanjang hari.

dr. Shiela Stefani, M.Gizi, SpGK, AIFO-K, FINEM dari Mayapada Hospital Bandung menekankan pentingnya pola makan yang tidak ekstrem. “Pola makan seimbang dan tidak membatasi asupan secara ekstrem membantu tubuh mendapatkan energi dan nutrisi yang cukup. Dengan cara ini, hasil penurunan atau pemeliharaan berat badan menjadi lebih stabil sekaligus menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh.”

Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan menjaga berat badan tidak hanya ditentukan oleh makanan dan olahraga. Faktor lain seperti kualitas tidur, pengelolaan stres, dan konsistensi kebiasaan sehari-hari memiliki peran yang sama pentingnya.

“Selain pola makan, konsistensi dalam aktivitas fisik, tidur yang cukup, pengelolaan stres, dan kebiasaan sehari-hari sangat menentukan keberhasilan menjaga berat badan. Perubahan kecil yang dilakukan secara rutin sering kali lebih efektif dibandingkan target besar yang sulit dipertahankan,” ujar dr. Shiela.

Ketika kebiasaan sehat dilakukan secara konsisten, tubuh akan menunjukkan berbagai manfaat positif. Energi menjadi lebih stabil, metabolisme berjalan lancar, dan aktivitas sehari-hari terasa lebih ringan.

Dengan demikian, menjaga berat badan bukanlah soal hasil instan, melainkan proses berkelanjutan. Konsistensi menjadi kunci utama dalam mencapai dan mempertahankan kondisi tubuh yang sehat.

Untuk mendukung masyarakat dalam menjaga kesehatan metabolik, Mayapada Hospital menghadirkan layanan Liver and Metabolic Wellness Center atau LMWC. Program ini dirancang untuk memberikan penanganan komprehensif terkait kesehatan hati dan gangguan metabolik.

Layanan ini mencakup deteksi dini berbagai risiko kesehatan seperti obesitas, diabetes, dislipidemia, hingga sindrom metabolik. Pendekatan ini diharapkan dapat membantu masyarakat memahami kondisi tubuh secara lebih menyeluruh.

LMWC didukung oleh tim dokter multidisiplin serta fasilitas modern. Salah satunya adalah teknologi elastografi FibroScan yang memungkinkan pemeriksaan kesehatan hati secara non invasif.

Selain itu, tersedia juga Total Body Matrix Assessment atau TBMA yang digunakan untuk mengevaluasi komposisi tubuh serta indikator metabolik. Dengan teknologi ini, pasien dapat memperoleh gambaran kondisi tubuh secara lebih akurat.

Layanan LMWC merupakan bagian dari Gastrohepatology Center yang tersedia di berbagai unit Mayapada Hospital. Fasilitas ini telah hadir di sejumlah kota besar seperti Jakarta, Tangerang, Bogor, Surabaya, hingga Bandung.

Ke depan, layanan serupa juga direncanakan akan hadir di wilayah Jakarta Timur. Hal ini menunjukkan komitmen rumah sakit dalam memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat.

Informasi kesehatan juga dapat diakses melalui aplikasi MyCare yang menyediakan berbagai artikel dan tips kesehatan. Selain itu, aplikasi ini dilengkapi fitur pemantauan kebugaran seperti detak jantung, langkah kaki, hingga indeks massa tubuh.

Melalui pendekatan yang menyeluruh, masyarakat diharapkan dapat lebih memahami pentingnya menjaga keseimbangan tubuh. Dengan pola hidup sehat yang konsisten, kesehatan jangka panjang dapat tercapai secara optimal.