Logo Bloomberg Technoz

Bahlil: Lemigas Sudah Teken Kontrak Impor Minyak dengan Rusia

Sabrina Mulia Rhamadanty
25 June 2026 17:06

Kawyawan melintasi salju melewati menara pemecah minyak bumi di kilang minyak Lukoil-Nizhegorodnefteorgsintez di Rusia./Bloomberg-Andrey Rudakov
Kawyawan melintasi salju melewati menara pemecah minyak bumi di kilang minyak Lukoil-Nizhegorodnefteorgsintez di Rusia./Bloomberg-Andrey Rudakov

Bloomberg Technoz, Jakarta – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyebut kontrak impor minyak mentah dari Rusia telah dilakukan oleh Balai Besar Pengujian Minyak dan Gas Bumi (BBPMGB) Lemigas.

“Saya coba cek secara teknis ya, tetapi yang saya tahu adalah kontrak [impor] sudah dilakukan. Dilakukan oleh Lemigas, badan layanan umum [BLU] daripada Kementerian ESDM,” ungkap Bahlil dalam agenda Energy Forum CNBC Indonesia, Kamis (25/6/2026).

Ihwal besaran volume minyak yang diimpor, Bahlil menyebut angkanya bersifat dinamis dan masih bisa terus bertambah. Namun, Bahlil enggan membeberkan detail angkanya.


“Volumenya dia itu bisa berkembang lebih banyak lagi ke depan, tapi kontraknya sudah,” tambahnya.

Ekspor minyak Rusia ke Asia sampai dengan medio Juni 2026./dok. Bloomberg

Bahlil juga menjelaskan bahwa kesepakatan impor ini merupakan hasil dari lobi tingkat tinggi antarpemerintah atau government to government (G2G).