Logo Bloomberg Technoz

Australia Bakal Sahkan UU agar Pusat Data Pakai Energi Terbarukan

News
06 August 2026 15:40

Ilustrasi data center. Fotografer: Jason Alden/Bloomberg
Ilustrasi data center. Fotografer: Jason Alden/Bloomberg

James Mayger - Bloomberg News

Bloomberg, Pemerintah federal Australia akan terus melanjutkan upaya berskala nasional untuk memastikan pusat data baru menggunakan energi terbarukan, berjanji akan mengesahkan undang-undang meski ada penolakan dari beberapa pemerintah daerah.

Perdana Menteri Anthony Albanese mengumumkan rencana tersebut bulan lalu, di mana pemerintah federal mendapatkan persetujuan dari enam dari delapan pemerintah negara bagian dan wilayah.


Terlepas dari kurangnya kesepakatan bulat, Menteri Energi Chris Bowen mengatakan pada Rabu bahwa ia akan berupaya mengesahkan UU untuk menegakkan persyaratan tersebut.

“Meski saya selalu lebih suka bekerja sama dengan rekan-rekan saya di tingkat negara bagian dan teritori, Pemerintah Federal tidak akan tinggal diam dan membiarkan persaingan antarnegara bagian yang saling berebut menarik pusat data dengan mengorbankan tagihan listrik rumah tangga, keandalan pasokan, atau emisi,” kata Bowen, merujuk pada pemerintah federal.