Benarkah Lari dan Badminton Bisa Sebabkan Kematian Mendadak?
Dinda Decembria
05 August 2026 20:20

Bloomberg Technoz, Jakarta - Sejumlah dokter spesialis jantung menegaskan bahwa olahraga lari maupun badminton bukan penyebab serangan jantung atau henti jantung mendadak. Keduanya justru merupakan aktivitas fisik yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung jika dilakukan secara rutin, bertahap, dan sesuai kemampuan.
Penjelasan tersebut muncul setelah Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyampaikan bahwa tren henti jantung saat berolahraga kini banyak terjadi pada kelompok usia di atas 35 tahun, terutama ketika sedang berlari atau bermain badminton.
Dokter Spesialis Jantung Vito Damay menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu takut untuk berolahraga karena aktivitas fisik justru terbukti menurunkan risiko penyakit kardiovaskular.
"Perlu diluruskan bahwa lari dan badminton pada dasarnya tidak menyebabkan penyakit jantung. Olahraga yang dilakukan secara rutin dan sesuai kemampuan justru menurunkan risiko serangan jantung, stroke, diabetes, dan tekanan darah tinggi," kata Vito kepada Bloomberg Technoz, Rabu (04/08/2026).
Menurutnya, aktivitas berintensitas tinggi memang dapat menjadi pemicu serangan pada seseorang yang sebenarnya sudah memiliki penyakit jantung atau faktor risiko yang belum terdeteksi.




























