Analis: MSCI Ingin Reformasi Pasar Modal RI Nyata
Cahya Puteri Abdi Rabbi
24 June 2026 12:35

Bloomberg Technoz, Jakarta - Analis menilai, keputusan MSCI untuk mempertahankan klasifikasi pasar sekaligus menunda hasil evaluasi lanjutan terkait konstituen saham merupakan pesan agar reformasi pasar modal RI menjadi nyata.
Seperti diketahui, MSCI mempertahankan Indonesia dalam kategori emerging market pada Market Classification Review 2026, namun menunda sejumlah evaluasi lanjutan hingga November 2026.
Penundaan ini mencakup aspek aksesibilitas pasar serta implikasi terhadap kebijakan indeks, di tengah masih berlakunya status interim freeze.
Keputusan tersebut menempatkan Indonesia dalam fase pemantauan lanjutan, dengan fokus pada implementasi reformasi yang telah dijalankan oleh otoritas pasar modal, termasuk Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bursa Efek Indonesia (BEI), dan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).
Kepala Ekonom Trimegah Sekuritas Indonesia, Fakhrul Fulvian mengatakan, hasil tinjauan tersebut menunjukkan bahwa MSCI tidak mempersoalkan arah kebijakan, melainkan menilai efektivitas pelaksanaan di pasar.




























