Logo Bloomberg Technoz

⁠World Bank Ramal Inflasi RI Stabil Meski Harga Minyak Fluktuatif

Redaksi
12 June 2026 11:30

Kantor pusat World Bank Group saat pertemuan musim semi Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia di Washington, DC, AS (Samuel Corum/Bloomberg)
Kantor pusat World Bank Group saat pertemuan musim semi Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia di Washington, DC, AS (Samuel Corum/Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - World Bank dalam laporannya yang bertajuk Managing Risks, Unlocking Productivity memproyeksikan inflasi Indonesia masih akan terkendali dan masih ada di rentang target inflasi Bank Indonesia yakni sebesar 2,5% plus minus 1.

“Inflasi diperkirakan tetap berada dalam kisaran target Bank Indonesia, meskipun risiko masih cenderung mengarah ke kenaikan,” kata World Bank dalam laporan tersebut, dikutip Jumat (12/6/2026).

World Bank menyebut harga minyak global yang lebih tinggi diperkirakan menimbulkan tekanan biaya produksi melalui kenaikan harga bahan bakar, transportasi, logistik, dan pangan. 


“Sementara pelemahan nilai tukar rupiah akan meningkatkan biaya energi impor dalam mata uang domestik,” tulis World Bank dalam laporan tersebut.

Menurut laporan tersebut ekspektasi inflasi yang tetap terjaga, kredibilitas kebijakan moneter, serta keberlanjutan kebijakan harga yang diatur pemerintah secara selektif untuk komoditas dan layanan tertentu seperti beras, pupuk, BBM Pertalite, transportasi umum, dan listrik diperkirakan dapat membatasi dampak lanjutan terhadap inflasi.