Logo Bloomberg Technoz

Sementara, permintaan domestik yang tetap kuat, disertai peningkatan investasi dan harga minyak yang lebih tinggi, diperkirakan akan mendorong kenaikan impor dan berkontribusi terhadap pelebaran defisit transaksi berjalan hingga mencapai 1,1% terhadap produk domestik bruto pada 2028.

“Realisasi Neraca Pembayaran Indonesia pada triwulan I-2026 telah menunjukkan indikasi tekanan tersebut,”sebut laporan World Bank.

Defisit transaksi berjalan diperkirakan tetap dapat dibiayai oleh aliran masuk investasi langsung asing serta investasi portofolio sepanjang periode proyeksi, meskipun volatilitas arus modal masih menjadi risiko penting.

Sementara itu, posisi cadangan devisa diproyeksikan tetap memadai, setara sekitar enam bulan impor barang dan jasa.

(ell)

No more pages