Logo Bloomberg Technoz

“Secara teknikal, IHSG diperkirakan bergerak terbatas dengan support di 5.728–5.653 dan resistance di 5.960–6.000,” tulis riset BRI Danareksa Sekuritas.

Saham–saham pilihan BRI Danareksa Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah DSSA, MBMA, dan BBNI.

Mengutip riset Phintraco Sekuritas, penguatan IHSG dan bursa saham Asia dipicu oleh pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengenai kesepakatan untuk menyudahi perang dengan Iran telah tercapai dan dokumen final bisa segera ditandatangani di Eropa.

Sebelumnya Presiden Trump telah membatalkan serangan terhadap Iran dan poin–poin final tentang kesepakatan damai telah disetujui oleh semua pihak yang terlibat.

“Sementara itu secara teknikal, MACD IHSG berpotensi membentuk golden cross dan IHSG ditutup di atas level MA5 dan MA10,” papar Phintraco.

Sehingga diperkirakan IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatan dengan menguji level 5.900–5.950. Saham-saham pilihan Phintraco Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah ISAT, EXCL, CLEO, INTP, dan AADI.

Kemudian CGS International Sekuritas Indonesia memaparkan, menguatnya bursa Wall Street seiring adanya harapan akan segera tercapainya kesepakatan damai antara AS dan Iran serta naiknya harga mayoritas komoditas diprediksi akan menjadi sentimen positif. Sementara itu, berlanjutnya aksi jual investor asing, melemahnya nilai tukar rupiah, dan rencana aksi massa diprediksi akan menjadi sentimen negatif di pasar.

“IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat dengan kisaran support 5.780–5.675 dan resistance 5.995–6.100,” terang CGS International Sekuritas.

Saham–saham pilihan versi CGS meliputi saham TLKM, ISAT, EXCL, UNVR, BBNI, dan BBCA.

Panin Sekuritas memproyeksikan IHSG bakal menguat, didorong oleh membaiknya tensi geopolitik, menguatnya sebagian besar komoditas, serta lebih stabilnya pergerakan nilai tukar rupiah. Saham-saham pilihan Panin Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah MIKA, MTEL, dan TOWR.

(fad/aji)

No more pages