Logo Bloomberg Technoz

Prabowo Jawab Ketidakpercayaan Asing pada Danantara

Dovana Hasiana
08 June 2026 17:00

Prabowo Subianto. (diolah)
Prabowo Subianto. (diolah)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto buka suara mengenai ketidakpercayaan dan kritik yang disampaikan oleh media asing terhadap Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara. Prabowo mengakui otoritas seharusnya bisa mengomunikasikan lebih baik mengenai kebijakan-kebijakan yang diterapkan di Indonesia.

Meski demikian, Prabowo mengatakan saat ini pemerintah sedang melakukan transformasi mengenai pengelolaan dan ekspor sumber daya alam (SDA), termasuk melalui Danantara. Dalam hal ini, pemerintah menerapkan kebijakan ekspor satu pintu melalui PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI).

"Dua bulan lalu, saya berbicara dengan Bloomberg untuk menjelaskan kebijakan-kebijakan saya. Wawancara tersebut membantu mengisi kekosongan informasi yang sebelumnya dipenuhi oleh komentar-komentar yang bias atau kurang memahami situasi yang sebenarnya," ujar Prabowo dalam wawancara dengan media Prancis, Atlantico, dikutip Senin (8/6/2026).


Selain itu, Prabowo mengatakan Danantara berpotensi menjadi lembaga yang paling diawasi di Indonesia. Meski lembaga tersebut melapor ke Prabowo, otoritas di BPI Danantara juga bertanggung jawab kepada dewan pengawas.

"Buktinya, saya sama sekali tidak berperan dalam pemilihan pimpinan Danantara. CEO Danantara bekerja sama dengan beberapa perusahaan pencarian dan rekrutmen eksekutif, dan keputusan akhir sepenuhnya berada di tangannya," ujarnya.