Perang Dagang China & AS, Prabowo Sebut Kedua Negara Butuh RI
Dovana Hasiana
08 June 2026 15:00

Bloomberg Technoz, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengatakan Indonesia merupakan salah satu pihak yang diuntungkan dari perang dagang antara Amerika Serikat dan China. Prabowo mengeklaim sejumlah industri melakukan relokasi operasinya ke Indonesia akibat perang dagang tersebut.
Di sisi lain, Prabowo menggarisbawahi Amerika Serikat dan China sama-sama membutuhkan mineral strategis dan kapasitas industri yang dimiliki Asia Tenggara. Dengan kata lain, pertumbuhan ekonomi Indonesia bergantung pada hubungan antara AS dan China.
"Baik China maupun AS membutuhkan mineral strategis dan kapasitas industri yang dimiliki Asia Tenggara. Oleh karena itu, pertumbuhan ekonomi kami berkorelasi positif dengan pertumbuhan ekonomi mereka. Ekonomi AS dan China yang dinamis merupakan kepentingan kami," ujar Prabowo dalam wawancara dengan media Prancis, Atlantico, dikutip Senin (8/6/2026).
"Namun, saya percaya dunia akan lebih sejahtera apabila dua kekuatan besar tersebut dapat bekerja sama secara harmonis. Sebaliknya, jika mereka saling berkonfrontasi, dampaknya akan negatif."
Asia Tenggara muncul sebagai penerima manfaat tak terduga dari gejolak perdagangan global. Menurut analisis Lowy Institute, ekspor kawasan ini ke AS tumbuh lebih cepat daripada pesaing utamanya, China.





























