Logo Bloomberg Technoz

Dugaan Manipulasi China di Marketplace, Senat AS Selidiki Amazon

News
23 July 2026 11:10

Amazon.
Amazon.

Spencer Soper - Bloomberg News

Bloomberg, Amazon.com Inc tengah diselidiki oleh Komite Usaha Kecil Senat AS (Senate Small Business Committee) atas dugaan membiarkan pengaruh China masuk dan memanipulasi layanan pasar daring (online marketplace) milik perusahaan tersebut, menurut dokumen yang ditinjau oleh Bloomberg dan keterangan dua orang sumber yang diwawancarai sebagai bagian dari penyelidikan.

Staf komite dari Partai Republik telah mengusut "kelalaian Amazon terkait pengaruh China dan telah menemukan bukti-bukti yang kuat," merujuk pada pesan surat elektronik (surel) yang dikirimkan oleh peneliti komite kepada seorang pemilik usaha kecil asal Staten Island yang memberikan informasi kepada tim penyidik. Surel tersebut tidak menyebutkan bukti spesifik terkait pengaruh China yang dimaksud.


Penyelidikan terbaru ini makin menambah deretan tantangan regulasi yang dihadapi Amazon, termasuk tuduhan pelanggaran hukum persaingan usaha (antitrust) serta praktik bisnis yang menyesatkan, yang kesemuanya telah dibantah oleh pihak Amazon. Pengusutan baru ini juga memperluas pengawasan terhadap bisnis e-commerce Amazon hingga ke luar pasar domestiknya.

Korespondensi komite dengan penjual di Amazon tersebut menyusul laporan Bloomberg News mengenai praktik suap internasional. Laporan tersebut mengungkap keterlibatan karyawan Amazon di China yang menjual "kemudahan" kepada para pedagang yang memasarkan produk mereka di toko daring perusahaan.