Logo Bloomberg Technoz

Hati-hati IHSG Kerap Merah di Juni, Level 5.600 Krusial

Muhammad Julian Fadli
04 June 2026 15:25

Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (4/6/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (4/6/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memulai perdagangan pada Juni ini dengan laju yang amat lesu. Pelemahan yang terjadi pada tiga hari ini juga senada dengan data historis dalam 5 tahun.

Jika dirata-ratakan, IHSG tercatat terkoreksi 0,88% selama perdagangan saham pada Juni.

Pada perdagangan sepanjang bulan Juni ini, IHSG terus berada di zona merah dengan akumulasi penurunan 6,4% menyentuh posisi 5.724. IHSG pun bergerak agresif dengan kecenderungan fluktuasi yang tinggi.

Data Historis Indeks Harga Saham Gabungan pada Maret (Bloomberg Seasonality)

IHSG melemah bersamaan dengan rilis data neraca perdagangan barang Indonesia, di mana neraca dagang mengalami penyempitan nilai surplus menjadi sebesar US$89,1 juta pada April 2026.

Raihan tersebut jauh lebih kecil ketimbang surplus pada Maret 2026 yang mencapai US$3,32 miliar. Realisasi surplus dagang April ini juga jauh lebih rendah dibanding proyeksi konsensus Bloomberg menghasilkan median surplus perdagangan April sebesar US$1,31 miliar.