Logo Bloomberg Technoz

Kenapa IHSG Bisa Naik Turun? Cek Ulasan Lengkapnya

Referensi
04 June 2026 14:00

Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (4/6/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (4/6/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG merupakan indikator utama yang menggambarkan pergerakan seluruh saham yang tercatat di Bursa Efek Indonesia. Bagi investor, IHSG sering digunakan sebagai acuan untuk melihat kondisi pasar saham secara umum.

Pergerakan IHSG yang naik dan turun setiap hari sering menimbulkan pertanyaan, terutama bagi investor pemula. Padahal, fluktuasi tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor ekonomi, politik, hingga sentimen pasar yang berkembang.

Apa Itu IHSG?

IHSG merupakan indeks yang mencerminkan rata rata pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia. Ketika mayoritas saham mengalami kenaikan harga, IHSG cenderung menguat. Sebaliknya, jika banyak saham mengalami penurunan, indeks akan bergerak turun.


Karena mencerminkan kondisi pasar secara keseluruhan, IHSG sering dianggap sebagai barometer kesehatan pasar modal Indonesia.

Faktor yang Membuat IHSG Naik dan Turun

1. Kondisi Ekonomi Nasional

Pertumbuhan ekonomi menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi pergerakan IHSG. Ketika ekonomi tumbuh positif, kinerja perusahaan biasanya ikut meningkat sehingga mendorong minat investor untuk membeli saham.