Sementara itu, Kementerian Investasi/BKPM melaporkan realisasi investasi yang mencapai Rp498,8 triliun pada triwulan I-2026. Penanaman modal asing (PMA) adalah Rp250 triliun, tumbuh 8,5% secara tahunan. Sementara penanaman modal dalam negeri (PMDN) mencapai Rp248,8 triliun atau 49,9% dari total investasi, meningkat 6% dibandingkan tahun sebelumnya.
"Apa yang disampaikan Seskab Teddy bukan sekadar klaim berlebihan, itu penyesatan publik yang disengaja. Teddy sengaja mengaburkan antara komitmen dan realisasi, serta menyematkan prestasi PMDN atau investasi dalam negeri sebagai hasil diplomasi luar negeri demi narasi politik yang gemerlap," ujarnya.
Perlu diketahui, Teddy mengatakan terdapat beberapa capaian atas kunjungan kenegaraan ke luar negeri yang dilakukan Prabowo, salah satunya adalah realisasi investasi selama 1,5 tahun terakhir.
"Kemudian yang ketiga, total investasi yang masuk dalam 1,5 tahun ini adalah sekitar Rp 2.430 triliun, itu data dari BKPM," ujar Teddy.
(dov/frg)

























