Universitas China Terafiliasi Militer Cari Akses Chip Nvidia H200
Redaksi
02 June 2026 15:26

Bloomberg Technoz, Jakarta - Sejumlah universitas China yang terkait dengan militer dan industri pertahanan berupaya mendapatkan akses ke chip AI H200 milik Nvidia Corp., memunculkan pertanyaan baru mengenai efektivitas pembatasan ekspor teknologi Amerika Serikat ke Beijing.
Sedikitnya tujuh universitas yang mendukung Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) dan sektor pertahanan nasional tengah mencari akses ke H200, chip AI tercanggih yang masih diizinkan dijual ke China, seperti yang dilaporkan Bloomberg News, Selasa (2/6/2026).
Mereka diantaranya adalah Beihang University dan Northwestern Polytechnical University (NWPU), dua anggota kelompok elite Seven Sons of National Defense yang telah lama menjadi tulang punggung pengembangan teknologi militer China. Keduanya juga masuk daftar hitam Departemen Perdagangan AS karena dianggap berkontribusi pada modernisasi militer Beijing.
Berdasarkan dokumen hasil tinjauan Bloomberg menunjukkan kedua kampus tersebut berupaya menyewa daya komputasi berbasis H200 untuk kebutuhan riset keamanan siber.
Bloomberg juga menemukan lebih dari 25 universitas dan laboratorium yang memiliki hubungan dengan militer China telah berupaya memperoleh chip Nvidia generasi sebelumnya.































