Tentaranya Tewas, AS Meluncurkan Gelombang Serangan ke-9 ke Iran
News
20 July 2026 09:00

Arsalan Shahla, Sara Gharaibeh dan Salma El Wardany - Bloomberg News
Bloomberg, Amerika Serikat (AS) dan Iran kembali terlibat dalam aksi saling serang yang kian terakselerasi, di mana militer AS melancarkan gelombang serangan udara untuk malam kesembilan secara berturut-turut.
Komando Pusat AS (CENTCOM) pada hari Minggu (19/7) mengumumkan gelombang serangan terbaru tersebut—bersamaan dengan kabar tewasnya prajurit AS ketiga dalam dua hari terakhir—di tengah kekacauan baru yang merembet di kawasan Timur Tengah.
Seorang prajurit AS di Irak utara tewas pada hari Sabtu saat berusaha melakukan peledakan terkontrol terhadap drone serang satu arah (one-way attack drone) milik Iran yang belum meledak, demikian disampaikan militer AS melalui unggahan di media sosial. Prajurit kedua dilaporkan mengalami luka-luka dalam insiden tersebut.
Pada hari Jumat, dua tentara AS tewas di Yordania dalam sebuah serangan yang dituduhkan AS kepada Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran. Serangan itu juga melukai empat tentara lainnya dan menyebabkan satu orang hilang. Korban tewas pada hari Sabtu menambah total korban jiwa dari pihak AS menjadi 17 orang sejak perang AS-Israel melawan Iran meletus pada 28 Februari. CENTCOM juga menyatakan telah menemukan jasad tak dikenal di Yordania dan tengah melakukan penyelidikan untuk memastikan apakah jasad tersebut merupakan prajurit yang dilaporkan hilang.

































