Logo Bloomberg Technoz

“Negara penyumbang defisit neraca perdagangan nonmigas adalah China sebesar US$8,03 miliar, Australia sebesar US$3,05 miliar, dan Argentina sebesar US$730 juta,” kata Pudji dalam konferensi pers, Selasa (2/6/2026). 

Pudji mengatakan surplus neraca perdagangan pada April 2026 lebih disokong oleh surplus pada komoditas nonmigas yang mengalami surplus sebesar US$3,53 miliar. Komoditas penyumbang surplus pada nonmigas adalah lemak dan minyak hewan nabati; bahan bakar mineral; besi dan baja. Pada saat yang sama neraca perdagangan komoditas migas tercatat mengalami defisit sebesar US$3,44 miliar.

“Komoditas penyumbang defisit pada komoditas migas yaitu minyak mentah, hasil minyak dan gas alam,” tutur Pudji.

Neraca perdagangan kumulatif dari Januari sampai April 2026 mengalami surplus US$5,64 miliar. Surplus selama Januari sampai April 2026 ditopang oleh surplus komoditas nonmigas yaitu sebesar US$14,16 miliar sementara komoditas migas mengalami defisit senilai US$8,52 miliar.

Adapun komoditas nonmigas penyumbang surplus untuk Januari-April 2026 adalah lemak dan minyak hewan nabati (US$11,71 miliar); bahan bakar mineral (US$8,34 miliar); besi dan baja (US$5,71 miliar); nikel dan barang daripadanya (US$4,26 miliar); dan alas kaki (US$2,14 miliar).

Sementara komoditas nonmigas penyumbang defisit adalah mesin dan peralatan mekanis (US$9,87 miliar); mesin dan perlengkapan elektrik (US$4,95 miliar); plastik dan barang dari plastik (US$2,8 miliar); serealia (US$ 1,37 miliar); instrumen optik, fotografi, sinematografi, dan medis (US$1,21 miliar).

(ell)

No more pages