Tolak Desakan Mundur, Presiden Hungaria Picu Krisis Politik
News
01 June 2026 09:45

Zoltan Simon - Bloomberg News
Bloomberg, Presiden Hungaria Tamas Sulyok menolak desakan Perdana Menteri Peter Magyar yang meminta dirinya mundur dari jabatan. Keputusan ini memicu ketegangan politik terbuka antara figur kepemimpinan lama dan baru di negara tersebut.
PM Magyar, yang memenangkan pemilu secara mutlak dan menumbangkan mantan perdana menteri Viktor Orban, sebelumnya memberikan tenggat waktu hingga Minggu (31/5) tengah malam bagi Sulyok untuk menanggalkan jabatannya. Melalui pesan video berdurasi lima menit di Facebook, Sulyok menyatakan bahwa kepatuhannya terhadap norma-norma konstitusi domestik dan Eropa mewajibkan dirinya untuk tetap bertahan.
Langkah pencopotan kepala negara ini dinilai sebagai bagian dari upaya untuk membongkar secara total sistem negara sekuler non-liberal yang dibangun Orban selama 16 tahun menjabat.
"Jabatan kepala negara mengharuskan saya untuk tetap bertahan," ujar Sulyok, seraya merujuk pada peran konstitusional presiden untuk berfungsi sebagai pengawas kekuasaan eksekutif. Ia menyatakan siap bekerja sama dengan pemerintahan Magyar demi memajukan kepentingan Hungaria.






























