Logo Bloomberg Technoz

Di sisi lain, dia mengungkapkan kunjungan kenegaraan Prabowo ke Prancis sebenarnya telah diumumkan sebelumnya oleh Menteri Luar Negeri Sugiono. Menurutnya, informasi tersebut sudah disampaikan sejak 22 April 2026.

"Waktu itu beliau mengatakan dalam kutipan langsung, dan juga ada rencana kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo ke Perancis dalam waktu dekat. Dan memang notabene sebetulnya kunjungan terakhir ini adalah state visit yang merupakan balasan kunjungan Macron tahun lalu," tutur dia.

Sebelumnya, Partai Gerindra menyebutkan Presiden Prabowo Subianto bakal mengunjungi dua negara lain di kawasan Eropa selain Prancis pada akhir Mei 2026. Dua negara tersebut adalah Austria dan Hungaria. 

Juru bicara Partai Gerindra Sugiat Santoso menjelaskan ketiga negara ini memiliki posisi strategis yang dibutuhkan Indonesia. 

Sebagai gambaran, Prancis memiliki kekuatan militer dan teknologi terbesar di kawasan Eropa barat yang tidak menjual sistem persenjataan canggih atau memberikan komitmen strategis hanya karena pembeli memiliki uang.

"Kedekatan politik yang dibangun bertahap melalui kunjungan berulang adalah syarat mutlak dalam bekerja sama dengan Macron," ujar Sugiat dalam siaran pers, belum lama ini.

Sementara itu, dia mengatakan Austria merupakan gerbang industri manufaktur di kawasan Eropa tengah. 

Menurutnya, industri utamanya berpusat pada mesin, otomotif, pengolahan logam, bahan kimia, dan makanan atau minuman. Adapun, Hungaria adalah pusat pembangunan gigafactory baterai kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) di Uni Eropa, tempat berkumpulnya raksasa seperti Samsung SDI dan CATL. 

“Bila Indonesia menguasai 65% nikel dunia. Sementara Eropa melalui gigafactory di Hungaria atau Budapest dan teknologi Austria atau Wina sangat butuh nikel Indonesia,” ujarnya.

(ibn/wdh)

No more pages