Logo Bloomberg Technoz

Menurut dia, permintaan terhadap dolar AS di kawasan Asia juga meningkat setelah Gedung Putih membantah proposal perdamaian yang sempat bocor melalui media pemerintah Iran dan menyebut dokumen tersebut sebagai rekayasa. 

Kembali naiknya tensi geopolitik ini juga mendorong pergerakan di pasar global. Imbal hasil US Treasury tenor 10 tahun naik 4 basis poin (bps) ke 4,53%. Begitu juga yield obligasi Korea Selatan tenor 10 tahun naik 2,9 bps menjadi 4,13%, sedangkan yield obligasi China justru turun 7,9 bps ke 1,72%. 

Di tengah ketegangan yang menyeret mata uang Asia ke zona merah, rupiah dan rupee India di pasar spot tak bergerak ke mana-mana karena pasar libur dalam rangka Idul Adha. 

Meski pasar spot libur, rupiah di pasar offshore masih bergerak liar dan telah melampaui Rp17.900-an/US$ pada perdagangan siang ini.

Melansir data Bloomberg pada 13.12 WIB, rupiah di luar negeri Rp17.945/US$ pada 10.56 WIB. Kini kembali bergerak menguat terbatas ke posisi Rp17.892/US menyisakan pelemahan 0,03% dari posisi pembukaannya di Rp17.886/US$. 

(dsp)

No more pages