Logo Bloomberg Technoz

Pengamat: Harga Mobil Listrik China Mulai Usik Ranah LCGC

Merinda Faradianti
26 May 2026 20:20

Pekerja memeriksa mobil listrik BYD di salah satu penjualan mobil di Ciputat, Tangerang Selatan, Rabu (22/4/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean K)
Pekerja memeriksa mobil listrik BYD di salah satu penjualan mobil di Ciputat, Tangerang Selatan, Rabu (22/4/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean K)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pengamat otomotif Bebin Djuana mengatakan, kehadiran mobil listrik atau electric vehicle (EV) asal China mulai mengusik dominasi mobil murah ramah lingkungan atau low cost green car (LCGC) di pasar otomotif nasional.

Pasalnya, selisih harga yang semakin tipis membuat konsumen mulai membandingkan kedua segmen kendaraan tersebut. Selain itu, kondisi pasar saat ini juga berbeda dibanding beberapa tahun lalu ketika LCGC menjadi pilihan utama masyarakat karena harga yang paling terjangkau dan konsumsi bahan bakar yang irit.

“Sekarang ini harga LCGC dengan EV sudah beda tipis. Membuat konsumen yang berharap bisa menikmati teknologi terkini berani mencoba, mulai membandingkan,” kata Bebin kepada Bloomberg Technoz, Selasa (26/5/2026).


Menurut dia, kendaraan listrik mulai menarik perhatian karena menawarkan teknologi modern, biaya operasional yang lebih murah, hingga fitur keselamatan dan kenyamanan yang lebih lengkap dibanding sebagian model LCGC.

Bebin melanjutkan, selama ini pengguna LCGC relatif masih nyaman karena kendaraan tersebut masih diperbolehkan menggunakan bahan bakar (BBM) bersubsidi. Namun, kondisi itu dinilai bisa berubah apabila pasokan BBM mengalami keterbatasan di masa depan.