Logo Bloomberg Technoz

Harga Minyak Tertahan di Tengah Proses Kesepakatan Damai AS-Iran

News
26 May 2026 06:10

Ilustrasi harga minyak dunia. (Dok: Bloomberg)
Ilustrasi harga minyak dunia. (Dok: Bloomberg)

Nicholas Lua - Bloomberg News

Bloomberg, Harga minyak mempertahankan pelemahannya di tengah tanda-tanda kemajuan negosiasi untuk memperpanjang gencatan senjata antara Amerika Serikat (AS) dan Iran serta membuka kembali Selat Hormuz.

Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan di kisaran US$91 per barel setelah turun tajam pada awal pekan, sementara Brent ditutup di sekitar US$96 per barel. Presiden AS Donald Trump mengatakan pada Senin bahwa negosiasi “berjalan dengan baik,” meski ia juga mengancam akan melancarkan serangan baru jika pembicaraan gagal. Kepala militer Pakistan, yang menjadi mediator utama dalam negosiasi tersebut, mengatakan kepada China bahwa kesepakatan sudah dekat.


Meski begitu, tanda-tanda ketegangan masih terlihat. Ledakan keras terdengar di sekitar Selat Hormuz, dekat kota pesisir Iran, Sirik dan Jask, menurut kantor berita semi-resmi Fars. Media pemerintah Nour News juga melaporkan bahwa pesawat tempur AS dan Israel menyerang sejumlah kapal Iran di selatan Pulau Larak.

Harga minyak sebelumnya terdorong naik akibat krisis yang kini memasuki bulan ketiga. Selat Hormuz — jalur pelayaran penting yang dilalui sekitar seperlima pasokan minyak dan gas alam cair dunia pada masa normal — hingga kini pada dasarnya masih tertutup karena blokade ganda oleh AS dan Iran.