Saham Emiten CPO Rontok di Tengah Isu Manipulasi Harga Ekspor
Redaksi
25 May 2026 10:58

Bloomberg Technoz, Jakarta - Tersiarnya berita dugaan manipulasi harga ekspor hingga adanya indikasi praktik transfer pricing yang berpotensi mengakibatkan penghindaran pajak dari sejumlah kelompok usaha kelapa sawit besar di Indonesia menyeret turun harga saham emiten minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Berdasarkan pantauan, saham–saham emiten CPO terkoreksi dalam. PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS), misalnya, jatuh 8,57% menuju posisi Rp800/saham.
Saham–saham konsumen primer, yang mengampu saham–saham CPO, juga mencatat pelemahan 0,68%, pada perdagangan pagi hari ini, Senin (25/5/2026). Bersaing dengan saham energi dengan penurunan 1,85%.
Harga saham perusahaan yang bergerak di bidang usaha perkebunan dan/atau pemrosesan produk dari kelapa sawit mengalami tren bearish membuntuti laporan pemerintah yang menemukan praktik penentuan harga transfer (transfer pricing) yang diduga dilakukan oleh 10 eksportir utama CPO dan derivatifnya. Praktik ini ditengarai menyebabkan selisih harga mencapai US$84 juta (menyentuh Rp1,48 triliun dengan asumsi kurs nilai tukar rupiah saat ini).
Hal itu terungkap dalam dokumen laporan analisis transaksi CPO dan produk turunannya yang dilakukan Kementerian Keuangan yang diterima Bloomberg Technoz.





























