Logo Bloomberg Technoz

B50 Resmi Meluncur, Bahlil Sebut RI Bisa Hemat Devisa Rp170 T

Azura Yumna Ramadani Purnama
09 July 2026 15:15

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia di Peluncuran B50 Oleh Presiden Prabowo (YouTube KementerianESDM)
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia di Peluncuran B50 Oleh Presiden Prabowo (YouTube KementerianESDM)

Bloomberg Technoz, Karawang – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan implementasi mandatori biodiesel B50 dapat menghemat devisa senilai Rp170 triliun per tahun dari penyetopan impor solar secara penuh.

“[Salah satu manfaat B50 adalah] meningkatkan penghematan devisa. Pada program B40, [devisa yang berhasil dihemat adalah senilai] Rp133 triliun. B50 bisa Rp170 triliun. Ini makin berkurang impor kita,” kata Bahlil dalam peluncuran B50 di Karawang, Kamis (9/7/2026).

Bahlil menguraikan rerata konsumsi solar nasional adalah 38—40 juta kiloliter (kl) per tahun, di mana Indonesia secara historis mengimpor sekitar 3—4 juta kl per tahun di antaranya.


“Dengan implementasi B50, maka kita tidak lagi melakukan impor produk solar ke negara kita, dan ini adalah pertama kali,” tegasnya.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia di Peluncuran B50 Oleh Presiden Prabowo (Bloomberg Technoz/Azura Yumna)

Tidak Mudah