Logo Bloomberg Technoz

Emiten Perkebunan Hadapi Risiko Badan Ekspor di Bawah Danantara

Cahya Puteri Abdi Rabbi
21 May 2026 16:50

Petani melakukan panen sawit di Perkebunan sawit PT Perkebunan Nusantara III (Dimas Ardian/Bloomberg)
Petani melakukan panen sawit di Perkebunan sawit PT Perkebunan Nusantara III (Dimas Ardian/Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pembentukan Danantara Sumberdaya Indonesia sebagai bagian dari skema baru tata kelola ekspor komoditas sumber daya alam memunculkan sejumlah risiko yang menjadi perhatian pelaku pasar, termasuk di sektor perkebunan.

Meningkatnya intervensi pemerintah menjadi kekhawatiran dari terbentuknya badan ekspor ini. Pasalnya, intervensi pemerintah dinilai dapat memengaruhi persepsi investor asing terhadap iklim investasi di Indonesia. 

Kemudian, adanya potensi tekanan pada margin akibat penurunan harga jual ekspor. ​Risiko ini juga dapat berimbas pada produsen domestik.


Dengan perubahan struktur transaksi dan keterlibatan BUMN dalam pengelolaan kontrak serta hubungan dengan pembeli luar negeri, terdapat kemungkinan harga yang diperoleh menjadi lebih rendah, sehingga berpotensi menekan margin perusahaan.

Lalu, adanya ketidakpastian implementasi kebijakan yang menjadi sentimen dalam jangka pendek. Hingga kini, pelaku pasar masih menunggu rincian teknis lanjutan terkait pelaksanaan kebijakan, termasuk mekanisme operasional dan koordinasi antara perusahaan dengan BUMN di setiap tahapan ekspor.