Logo Bloomberg Technoz

Produksi Batu Bara 229 Juta Ton per April, 38,2% dari Kuota 2026

Azura Yumna Ramadani Purnama
20 May 2026 08:20

Coal stockpile./Bloomberg-Prashanth Vishwanathan
Coal stockpile./Bloomberg-Prashanth Vishwanathan

Bloomberg Technoz, Jakarta – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat realisasi produksi batu bara Indonesia sepanjang Januari hingga April 2026 mencapai 229 juta ton atau sekitar 38,2% dari kuota produksi sekitar 600 juta ton.

Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara (Dirjen Minerba) Kementerian ESDM Tri Winarno mengungkapkan sekitar 145 juta ton dari produksi batu bara Indonesia diserap untuk pasar ekspor.

Sisanya, sekitar 84 juta ton, batu bara Indonesia digunakan untuk memenuhi kewajiban wajib pasok domestik atau domestic market obligation (DMO).


“Untuk realisasi [hingga April] 2026 ini pada saat ini adalah sebesar 229 juta ton dengan DMO 84 juta ton dan sisanya dilakukan ekspor atau sekitar 145 juta ton,” kata Tri dalam RDP di Komisi XII DPR, Selasa (19/5/2026).

Adapun, Asosiasi Pertambangan Batu Bara Indonesia (APBI) mencatat ekspor batu bara pada kuartal I-2026 mencapai 112 juta ton atau turun 10,5% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.