Logo Bloomberg Technoz

Saham DILD telah susut 10,22% year-to-date, berda di level Rp123 per saham pada penutupan perdagangan pekan ini.

PT Intiland Development Tbk sendiri merupakan perusahaan properti yang memiliki lini usaha pengembangan kawasan perumahan, apartemen, perkantoran, kawasan industri, hingga properti investasi. 

Emiten ini memiliki sejumlah proyek di Jakarta, Surabaya, dan beberapa kota besar lainnya. Pergerakan saham DILD juga kerap menjadi sorotan setelah adanya aksi akumulasi oleh investor besar. 

IHSG Sempoyongan

Di sisi lain, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) telah minus  22,25% selama periode tahun berjalan atau ytd. Pada pekan ini, IHSG juga terperosok cukup dalam. Pelemahan mencapai 246,07 poin atau 3,53% menjadi 6.723.

IHSG mengalami penurunan selama tiga hari beruntun dengan total kapitalisasi pasar (market cap) yang menguap mencapai Rp581 triliun. Walhasil, market cap BEI kini turun drastis menjadi Rp11.825 triliun.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan pekan depan diproyeksi masih akan melemah. 

Selain libur panjang, rebalancing indeks MSCI dan pengumuman FTSE Russell yang akan mencoret saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi atau High Shareholding Concentration (HSC) pada Juni, menjadi faktor-faktor negatif yang mendorong pelemahan IHSG.

Phintraco Sekuritas menyampaikan bahwa secara teknikal, pelebaran histogram negatif pada MACD masih berlanjut, diiringi dengan stochastic RSI yang bergerak menuju oversold area.

“Sehingga kami memperkirakan IHSG berpotensi uji level 6.700-6.650 pada perdagangan pekan depan,” tulis Phintraco Sekuritas dalam risetnya, dikutip Jumat (15/5/2026).

(mfd/naw)

No more pages