Biaya Golden Dome Trump Disebut Membengkak hingga Rp21.000 T
News
17 May 2026 08:00

Sana Pashankar - Bloomberg News
Bloomberg, Kepala proyek "Golden Dome" bentukan Presiden AS Donald Trump membantah perkiraan bahwa sistem perisai pertahanan rudal yang sangat rahasia itu akan menelan biaya enam kali lipat dari prediksi awal. Perbedaan angka ini memicu tanda tanya besar mengenai biaya sebenarnya dari proyek ambisius pemerintahan Trump tersebut.
Jenderal Angkatan Luar Angkasa AS (US Space Force), Michael Guetlein, selaku Direktur Golden Dome, menyatakan bahwa laporan Kantor Anggaran Kongres (CBO) didasarkan pada informasi yang tidak lengkap. CBO menggunakan kriteria dari perintah eksekutif Trump pada Januari 2025 yang memulai proyek ini, dan memperkirakan sistem tersebut bisa menghabiskan dana hingga US$1,2 triliun (sekitar Rp21.100 triliun) selama 20 tahun. Angka ini melonjak tajam dari estimasi awal pemerintah yang hanya sebesar US$185 miliar.
"Mereka tidak menghitung arsitektur yang sebenarnya sedang kami bangun," ujar Guetlein pada hari Kamis dalam sebuah konferensi di Washington, sehari setelah laporan itu dirilis. Ia menambahkan bahwa Pentagon sengaja membatasi informasi "karena tingkat ancaman intelijen yang sangat tinggi."
Menurut Guetlein, laporan CBO tersebut justru menyoroti biaya dari "kapabilitas warisan masa lalu" yang mencakup teknologi mahal yang tidak akan digunakan dalam arsitektur saat ini. "Anda tidak bisa begitu saja mengambil apa yang telah kami lakukan di masa lalu, kemudian mengalikannya ke depan atau Anda akan mendapatkan angka fantastis seperti yang diperoleh CBO," tegasnya.























